TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE – Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Aneka Usaha Majene, Moch Luthie Nugraha, mengungkap adanya dugaan pengeluaran fiktif sebesar Rp 9 miliar sebelum ia menjabat.
Menurutnya dana tersebut berasal dari anggaran Partisipasi Interest (PI) Blok Sebuku dan diduga digunakan tanpa prosedur yang jelas. Berita selengkapnya. . .